Live Casino

Cerita Sex Threesime Bareng Kakak dan Temennya

Cerita Sex, Cerita hot threesome, sex threesome 2017, cerita sex abg, kisah ml daun muda, Cerita Sex Threesime Bareng Kakak dan Temennya, Cerita Dewasa – Waktu itu hari jumat, aku pulang dari rumah kost temanku SMA. Biasa, kami habis nonton dvd film bokep. Temanku kost sendirian, jadi amanlah buat nonton film bokep.

Sesampainya di rumah, suasana rumahku sepi. Kukira keluargaku pergi semua. Aku mencari kunci pintu yg kusimpan di tasku, tiba-tiba kakak perempuanku Salsa, 21 tahun, membukakan pintu.

“Lo mbak Salsa gak kuliah to mbak?” tanyaku.

Cerita Sex Threesime Bareng Kakak dan Temennya

Cerita Sex Threesime Bareng Kakak dan Temennya
“Gak, temenku ada yg maen kesini.” jawab Kak Salsa santai.

Waktu aku masuk ke ruang tamu, kulihat ada teman kakakku, Lensi, sedang nonton TV. Aku gak memperhatika dia sedang nonton film apa. Aku langsung aja masuk kamar buat ganti baju. Pada saat aku keluar dari kamarku, Maria menyapaku.

“Do, filmmu yg barusan kulihat bagus lho”

“Emang Kak Lensi nonton film apa?” tanyaku kaget.

“Ya ini dvdmu, masa punya sendiri gak tahu..”

Karena memang tadi gak lihat aku jadi bingung, lalu kudekati Lensi, mau tahu film apa yg dia maksud.

“Oh, film ini ya?” jawabku agak kaget. Soalnya film yg sedang dia tonton adalah film porno yg kupinjam dari temanku. Astaga, pikirku, aku lupa mengembalikan.

“Kak Lensi dapet dvd ini dari mana?” jawabku agak gugup.

“Tadi yg ngambilin kakakmu dari kamarmu, emang kalian belum pernah nonton bareng ya?” jawab Lensi.

“Ya.. belumlah, aku itu pinjem dari temenku belum sempat kutonton sampai selesai.” kataku.

Tiba-tiba kakakku muncul. Lalu Lensi bertanya kepada kakakku, “Darimana sih kami Sa?”

“Ini dari warung samping rumah beli jus”

Lensi terus bertanya pada kakakku, “Sa, adikmu mbok ya diajak nonton bareng, biar bisa dipraktekin langsung.. hahaha..”

Aku kaget mendengar pertanyaan gila Lensi. Pikiranku langsung mulai ngeres.

“Wah asyik jg nih,” pikirku.

“Kamu ngapain Do kog nyengir-nyengir sendiri, kamu bayangin yg ngeres-ngeres ya…gak papa kog kamu kan udah gede. Kamu sudah pernah ngentot belum Do?” tanya Lensi menggoda.

“Kesempatan nih jangan sampai tersia-siakan,” pikirku.

“Belum kak, tp pengen jg sih”

“Ya udah kalau gitu ayo kita mainkan aja” goda Lensi.

Ku lihat wajah kakakku tersenyum malu sambil menatapku. Kelihatannya kak Salsa jg nafsu nih.

“Ya kak tp tunggu bentar aku mau ke kamar mandi dulu kebelet pipis nih.” Kataku.

“Kamu udah terangsang ya Do, Oh ya kak Salsa ikut main jg ya? Kita mulai di kamar mandi aja ya gimana?”
“Salsa aku pinjem adikmu sebentar ya.” Kata Lensi yg sudah bernafsu.

“Oke deh ayo kak.” Jawabku.

Begitu aku masuk kamar mandi dan mau kencing tiba-tiba Lensi mengelus batang kontolku dari belakang.

Enak banget pikirku. Lensi dengan lembut mengelus batang kontolku yg sudah keluar air kencingnya.

“Sini Do biar aku yg bersihin.” Kata Lensi.

Lensi langsung jongkok di depanku, dia menjilati kepala kontolku dan mengulumnya. Kupegangi kepala Lensi dan kugerakkan maju mundur. Lalu dia berdiri mencium bibirku dengan ganasnya.

Lidahnya dimainkan di mulutku, aku pun mengikuti permainannya saja. Kelihatnya dia sudah sangat ahli.Tanganku pun tak mau diam kugerakkan ke toketnya yg montok. Kuremas-remas toketnya dari luar BH.
Lensi mendesih pelan,

“Aaaahh…”

Kulepas bajunya yg dia kenakan dan kelihatan toketnya masih dibungkus BH merah. Mulutku pu berpindah ke toketnya. Kucium dan kujilat lembut kemudian kulepas BH-nya.

Putingnya pun langsung jadi sasarnku. Kujilat dan kusedot, tangan kiriku meremas-remas toket yg satunya lagi.

“Oooh… Do enak banget terus sayang.. ” rintih Lensi sambil tangannya terus mengelus batang kontolku yg sudah sangat keras. Setelah agak lama kumainkan toketnya, lalu aku jongkok membuka celana Lensi tp tiba-tiba kakakku masuk kamar mandi dan berkata

“Maaf ganggu, pindah ke kamarku aja yuk, TVnya udah aku pindah ke kamarku, masak aku Cuma suruh dengar desahan kalian saja.”

“Oke…yuk Do… kita teruskan di kamar.” Jaka Lensi.

Aku yg sudah telanjang menggendong Lensi menuju kamar kak Salsa dengan lidahku memainkan putingnya.
“Aaahh…oohhhh…” Desah Lensi.

Kubaringkan Lensi di ranjang kakakku dan kulihat kakakku sudah telanjang. Lalu kudekati kak Salsa. Lensi tetap berbaring di kasur dengan tangannya menggosok-gosok memeknya sendiri. Kucium mulut Kak Salsa dan kumainkan toketnya dengan meremas-remasnya.

“Srrp…aahhh…” suara mulut kami yg masih berciuman.

Tangan kiri kakakku memegang pantatku dan tagngan kanannya memegang kontolku yg semakin besar dan keras rasanya. Lalu aku menggendong kakakku untuk kubaringkan di ranjang. Posisiku di atas kakakku, kedua kakinya melingkar di pinggangku, kontolku pun ku gesek-gesekan ke memeknya. Sementara itu mulutku bermain-main dengan putingnya.

“Ooohhh yesss….” rintih kakakku menirukan yg ada di film.

Kemudian Lensi bangkit dan mengarahkan lubang memeknya ke mulut kak Salsa dan menggoyangkan bokongnya di kepala Kak Salsa. Kakakku pun dengan agresifnya mejilati memek Lensi. Suara desahan mereka berdua semakin membuatku bernafsu.

Tak lama kemudian aku langsung mengarahkan batang kontolku ke lubang memek kak Salsa. Kaki kirinya kuangkat, kusodokan batang kontolku sampai masuk ke dalam dan jg ku goyangkan batangkan kontolku ke lubang memeknya.

Cerita Sex Threesime Bareng Kakak dan Temennya

“Seleeep…cloook..cloook….” suara kontolku menyodok memeknya

“Ohhhh…Do…aaahhh…nikmat sekali. ” Desah kakakku.

Sodokanku semakin kupercepat dan tiba-tiba kurasakan kontolku menegang keras, kurasakan air maniku keluar banyak di dalam memek kakakku.

“Aaaaahh…..” Desahku panjang.

“Oooohhh….aaahhhh….” Jerit kakakku yg jg mencapai orgasme.

Ketika aku orgasme aku menekan pantatku supaya kontolku masuk lebih dalam sambil kugerakan maju mundur dan memutar. Kubiarkan kontolku beberapa saat di dalam memek kak Salsa sambil istirahat sejenak.

Setelah lemasku sedikit berkurang lalu kucabut kontolku dan aku langsung menghampiri Lensi yg sedang mengelus memeknya.

Kemudian Lensi kembali mengarahkan memeknya di mulut kak Salsa. Dengan posisi kakakku telentang di bawahnya Lensi. Lalu kupegang kepala Lensi dan kuarahkan mulutnya ke batang kontolku yg sudah tegang kembali. Tangan Lensi mengocok batang kontolku dan mengulum kepala kontolku. Aku merasakan kenikmataan untuk kesekian kali.

Kugerakkan sodokan batang kontolku ke mulut Lensi, sampai kadang-kadang Lensi agak tersendak karena kontolku masuk sangat dalam. Begitu aku merasa mau orgasme untuk yg kedua kali, langsung kupegangi kepala Lensi, Kusodokka batang kontolku dengan cepat dan tangan Lesin pun mendorong pantatku untuk lebih maju ke depan.

“Croot.. crooott.. crooott,” suara semburan air maniku yg memuncrat ke dalam mulut Lensi. Aku mendesah agak keras. Dan kulihat Lensi mencoba untuk menelan seluruh air maniku agar jangan sampai ada yg tumpah di ranjang.

“Uhuk..uhuk…” Terdengar Lensi batuk karena kesulitan menelan air maniku.

“Gimana enakkan kak Lensi…hehehe.. ?” Tanyaku menggoda.

“Ehhmm…Lumayan….” jawabnya.

Kemudian dia mulai untuk menegakakn kembali burungku yg sudah lemas. Dia mengocoknya dan menjilati batang kontolku lagi. Enak sekali rasanya pikirku sambil aku melirik ke arah film porno yg sedang menampilkan adegan doggystyle,.

“Kak Lensi aku ingin adegan seperti yg di film itu.” Pintaku.

“Beres deh Do…” jawab Lensi.

Saat aku berusaha memasukkan batang kontolku ke lubang memeknya lewat bawah, tiba-tiba kaka Salsa berdiri dengan kedua kakinya diletakan di antara punggung Lensi.

Aku dan kak Salsa berciuman dengan memainkan lidah di mulutku, kadang dia menjilat bibirku, sementara tanganku memegangi pinggang Lensi untuk mempermudah sodokanku ke memeknya.

Lensi memaju mundurkan badannya membuat aku keenakan. Desahan Lensi semakin memburu. Batang kontolku terus menyodok keluar masuk ke lubang memeknya.

Ciumanku dengan kaka Salsa semakin panas dan penuh nafsu. Sesekali kuarahkan tanganku ke toket kakakku yg ukurannya hampir sama besarnya dengan punya Lensi. Dan tibalah saatnya aku orgasme untuk yg ketiga kalinya.

Sodokanku lebih kupercepat,

“Sleeepp..sleeep…” suara sodkan kontolku sampai terdengar.

Dan akhirnya, “Crooot…crooottt.. …” Air maniku menyembur hebat di dalam lubang memeknya Lensi.

Aku dan Lensi orgasme bersamaan. Cukup lama aku merasa mementahkan air maniku sehingga kutekan pantatku agar lebih masuk ke dalam memeknya. Setelah beberapa saat lalu kukeluarkan kontolku yg basah dan kaka

Salsa pun dengan spontan memegang kontolku dan menjilati sisa air maniku yg bercampur dengan lendir Lensi.

Kami Bertiga lantas tiduran dengan keadaan masih telanjang. Aku berada di tengah-tengah kak Salsa dan lensi. Tanganku masing-masing memegang toket mereka berdua.

Sementara kontolku ada yg meremasnya entah itu tangan kak Salsa atau tangan Lensi dan itu membuat batang kontolku kembali menegang.

Cerita Sex, Cerita hot threesome, sex threesome 2017, cerita sex abg, kisah ml daun muda, Cerita Sex Threesime Bareng Kakak dan Temennya

About admin

Check Also

Cerita Sex ThreeSome Aku Ibu Dan Tetanggaku

Cerita Sex Nyata, Cerita Dewasa, Cerita Sex Oral, Cerita Sex ThreeSome Aku Ibu Dan Tetanggaku, Cerita Sex …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *